Taman Purbakala Cipari | Wisata Populer Di Kabupaten Kuningan


Kompasiana.com
Tempat wisata di Kuningan tidak hanya memberikan keindahan alam untuk dinikmati, namun juga menyimpan mitos yang masih dipercaya penduduk sekitar. Salah satunya adalah Taman Purbakala Cipari yang merupakan sebuah peninggalan manusia prasejarah di masa Megalithikum. Objek wisata ini memberikan pengetahuan sejarah perkembangan peradaban manusia.

Taman ini terletak di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur. Tempat ini menjadi bukti peradaban manusia prasejarah di Kuningan. Di area seluas 6.364 meter persegi ditemukan beberapa benda peninggalan seperti tiga peti kubur batu yang berisi bekal kubur berupa kapak batu, gelang batu, dan gerabah.

Di taman ini juga dapat ditemukan tanah lapang berbentuk lingkaran yang berdiameter sekitar enam meter yang dibatasi susunan batu sirap. Tempat ini disebut Batu Temu Gelang dan dipercaya sebagai tempat upacara yang berhubungan dengan arwah para leluhur, serta sebagai tempat bermusyawarah.

kompasiana.com

LOKASI 

Situs ini terletak di Kampung Cipari, Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Berada pada ketinggian 661 meter dari permukaan laut, situs ini tepat berada di kaki Gunung Ciremai dan berjarak sekitar empat kilometer dari Kota Kuningan Jawa Barat.

PENEMUAN DAN PENELITIAN

Situs Cipari ditemukan pada tahun 1972 dengan adanya sebuah peti kubur batu yang merupakan satu ciri dari kebudayaan masa prasejarah. Penelitian/ekskavasi arkeologi secara sistematis, di bawah pimpinan Teguh Asmar yang dilakukan mulai tahun 1975 menghasilkan temuan-temuan perkakas dapur, gerabah, perunggu, dan bekas-bekas pondasi bangunan. Situs ini terhitung cukup lengkap menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa itu.

Kompasiana.com

INTERPRETASI 

Bertolak dari analisis litologi, stragtigrafi, dan kelompok benda temuan, Situs Cipari pernah mengalami dua kali masa pemukiman, yaitu masa akhir Neolitik dan awal pengenalan bahan perunggu yang berkisar tahun 1000 SM sampai dengan 500 SM.

Masyarakat pendukung kebudayaan di Situs Cipari telah mengenal organisasi yang baik beserta kepercayaan yang erat bertalian dengan pemujaan nenek moyang dengan adat mendirikan bangunan dari batu-batu besar atau megalitik.

Dasar dari keseluruhan tradisi megalitik ini adalah kepercayaan akan adanya hubungan erat antara yang masih hidup dengan yang telah mati atas kesejahteraan manusia, ternak dan pertanian. Juga terdapat keyakinan bahwa semua kebaikan atau tuah dari seorang kerabat yang telah mati dapat dipusatkan pada monumen-monumen yang didirikan untuk menjadi medium penghormatan, menjadi tahta kedatangan, sekaligus menjadi lambang bagi si mati. Jasa amal atau kebaikan dapat diperoleh dengan mengadakan pesta-pesta atau upacara-upacara tertentu yang mencapai titik puncaknya dengan mendirikan monumen-monumen tersebut. Kebaikan tidak hanya akan memberikan prestasi dam kehidupan tapi juga menjamin nasib yang lebih baik lagi dalam hidup sesudah mati nanti.

Hal demikian menjadi pelindung tingkah laku seseorang dan pemusatannya kepada monumen akan menambah kekayaan, derajat, serta mempertinggi kesejahteraan beserta hasil cocok tanamnya.

Sumber ;
Inilah Tempat Wisata. 2016. 8 Tempat Wisata di Kuningan Jawa Barat yang Populer . Diakses tanggal 7. Agustus 2016. Link ; http://www.inilahtempatwisata.com/2016/02/8-tempat-wisata-di-kuningan-jawa-barat.html
Wikipedia. 2016. Situs Purbakala Cipari. Diakses tanggal 7 Agustus 2016. Link ; https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Purbakala_Cipari
Tag : Wisata
Back To Top